Pengertian dari SEO

Pengertian dari SEO-Bagi kamu yang tertarik untuk mendalami dunia marketing, sudahkah memahami apa itu SEO? Nah, sejatinya, SEO adalah salah satu strategi terpenting yang wajib kamu pelajari. Mengapa demikian? Sebab, ia bisa mendorong website untuk muncul di hasil pencarian organik dan mendapatkan perhatian dari para pelanggan.

Tak hanya itu, metode satu ini juga bisa meningkatkan kualitas dari berbagai upaya pemasaran yang sedang diterapkan oleh perusahaan. Uniknya lagi, marketer pun tak perlu mengeluarkan biaya yang banyak jika ingin memanfaatkan strategi tersebut. Maka dari itu, sekarang ini, hampir semua perusahaan yang meluncurkan kampanye marketing akan menggunakan metode SEO.

Pengertian dari SEO

Pengertian dari SEO

Sebelum membahas cara kerja dan berbagai manfaatnya, pertama-tama kita perlu mengulas pengertian dari SEO. Melansir laman Neil Patel, SEO atau search engine optimization, adalah praktik optimisasi guna meningkatkan visibilitas dan posisi sebuah website di dalam mesin pencarian (search engine). Mengapa perusahaan perlu meningkatkan posisi atau ranking situs dalam search engine? Sebab, dengan itu pelanggan dan para prospek bisa menemukan situs dengan lebih mudah.

Awareness serta engagement dari  berbagai kampanye marketing perusahaan pun akan meningkat dan secara langsung berimbas pada misi penjualan bisnis. SEO sendiri merupakan sebuah strategi yang berfokus pada peningkatan ranking dalam hasil pencarian organik, alias tidak berbayar. Jika perusahaan memiliki situs web dan ingin mendatangkan lebih banyak traffic yang relevan, tidak diragukan lagi bahwa SEO harus menjadi bagian dari upaya pemasaran mereka.

Manfaat dari SEO

Setelah kita membahas tentang pengertian dari SEO selanjutnya kita membahas tentang manfaat dari SEO. Secara umum, SEO bermanfaat untuk membuat website bisnismu ada di peringkat tertinggi pada mesin pencari dan meningkatkan engagement konten bisnismu sehingga lebih banyak dikenal.

Selain manfaat tersebut terdapat sederet kelebihan dari melakukan praktik SEO dalam bisnismu, yaitu:

  • Mendatangkan lebih banyak pengunjung website melalui penelusuran organik.
  • Menciptakan pengalaman web yang dapat diandalkan dan menyenangkan bagi pelanggan.
  • Mendorong pemilik usaha untuk fokus pada pengalaman pengguna/konsumen.
  • Meningkatkan brand awareness.
  • Mendorong perusahaan agar lebih kekinian dan mengikuti tren.
  • Dibandingkan cara konvensional, SEO membuat biaya pemasaran lebih murah.
  • Pencapaiannya dapat diukur dengan jelas oleh sistem.

Jenis-Jenis dari SEO

Setelah kita membahas tentag pengertian dari SEO dan manfaat dari SEO , selanjutnya kita membahas tentang jemis-jenis dari SEO. Seperti yang sudah Glints jelaskan, SEO adalah salah satu strategi paling efektif untuk tingkatkan jumlah traffic yang relevan dalam situs. Buktinya, hingga kini ia menjadi metode pemasaran yang paling sering dimanfaatkan perusahaan untuk keperluan pemasaran mereka.

Meskipun demikian, strategi satu ini dapat dipilah menjadi empat kategori yang berbeda. Marketer dapat memanfaatkan praktiknya guna meraih pelanggan dan prospek baru dari berbagai channel yang dimiliki perusahaan.

Nah, berikut adalah keempat jenis search engine optimizer yang wajib dipelajari oleh para marketer. Jangan lupa dicatat, ya.

1. On-page SEO

Jenis SEO pertama yang sering dimanfaatkan oleh para marketer di bidang content marketing adalah on-page SEO. Menurut Sixth City Marketing, kategori SEO satu ini mengacu pada proses mengoptimalkan konten yang terdapat di situs web perusahaan.

Inisiatif ini dapat mencakup optimalisasi copykeywordheadermeta description dan titlefeatured image, dan lain-lain. Biasanya, dalam proses eksekusi metode on-page SEO, marketer perlu melakukan riset keyword, optimisasi metadata, dan melakukan internal linking.

2. Off-page SEO

Jenis metode SEO berikutnya yang sering di manfaatkan oleh perusahaan ternama adalah off-page SEO. Strategi off-page SEO sejatinya mengacu pada proses optimisasi elemen yang biasanya tidak terdapat di dalam situs web.

Metode ini mendorong marketer untuk menciptakan eksposur dan kredibilitas untuk perusahaan mereka, yang pada akhirnya bisa menghasilkan lebih banyak pengunjung dan penjualan. Sebagian besar inisiatif off-page SEO di fokuskan pada proses link building atau praktik membuat situs web terkemuka lain menautkan link kembali ke situsmu.

3. Technical SEO

Technical SEO adalah jenis strategi SEO lainnya yang bisa di gunakan oleh para marketer profesional.

Nah, apa itu yang di maksud dengan technical SEO? Menurut Moz, strategi ini mengacu pada tindakan yang bisa membantu search engine merayapi situs web dan meningkatkan user experience (UX). Pada dasarnya, cara kerja dan algoritma search engine akan selalu berubah menjadi lebih kompleks. Maka dari itu, proses kerja dari jenis SEO ini biasanya akan terus berkembang.

Sebagai contoh, inisiatif terbaru dalam metode technical SEO adalah memastikanbahwa tidak ada masalah dengan crawlability dan UX situs. Tak hanya itu, perusahaan juga bisa memperbaiki website speed, mobile friendliness, dan struktur situs saat menerapkan strategi technical SEO.

4. Local SEO

Jenis SEO terakhir yang dapat di manfaatkan oleh perusahaan dan para marketer adalah local SEO. Kategori SEO ini merupakan variasi yang sifatnya lebih berfokus pada lokasi bisnis. Dalam arti, ia mengacu pada proses meningkatkan kehadiran online situs di komunitas daerah bisnis dan mempromosikan produk atau layanan kepada pelanggan lokal.

Di sini, pihak marketer bisa memasukkan alamat, jam buka, deskripsi, ulasan, dan foto produk untuk meningkatkan kepercayaan dari pelanggan. Halaman hasil search engine juga akan melihat kedekatan, relevansi, dan keunggulan berdasarkan permintaan pencarian pengguna, dan memilih bisnis perusahaan jika mereka memenuhi persyaratan. Intinya, jenis SEO ini sifatnya lebih berfokus pada optimisasi elemen geografis ketimbang kategori-kategori lainnya.

Bagaimana Cara Kerja SEO?

Selain pengertian dari SEO kita juga membahas tentang bagaimana cara kerja SEO. Setelah pengguna mengetik keyword di search engine seperti Google, akan muncul hasil berupa daftar website dan halaman yang sesuai dengan pencarian. Hasil ini di pengaruhi oleh beberapa hal dalam algoritma mesin pencarian tersebut.

Nah, SEO adalah strategi yang akan membuat website perusahaan muncul dan bahkan menduduki ranking teratas di search engine. Agar hal tersebut terjadi, marketer pun bisa mengikuti cara kerja dari masing-masing jenis SEO yang sudah Glints paparkan di atas. Nah, memangnya, seperti apa itu proses kerja dari masing-masing kategori SEO yang tersedia? Berikut Glints ringkas untukmu berdasarkan paparan Search Engine Land.

  • On-pageSEO: Marketer berfokus pada optimisasi konten website yang bisa di ubah dan di maksimalkan, termasuk struktur, copy, keyword volume, hingga topik artikel.
  • Off-pageSEO: Marketer meningkatkan kualitas SEO yang terdapat dalam luar situs. Misalnya jumlah dan kualitas tautan yang memuat link ke website perusahaan.
  • TechnicalSEO: Perusahaan dan developer meningkatkan kualitas teknis dari situs perusahaan, seperti kecepatan loading, struktur, dan UX website.
  • Local SEO:Marketer berfokus untuk memperbaiki kualitas SEO agar lebih ramah terhadap komunitas dan lokasi bisnis, seperti memberikan foto produk, alamat, serta ulasan pelanggan.

Tips Membuat Artikel yang Ramah SEO

Apabila perusahaan ingin menerapkan, salah satu inisiatif terbaik marketer adalah untuk membuat artikel content marketing. Mengapa demikian? Sebab, dengan konten artikel yang tepat, website bisa menduduki peringkat yang tinggi di search engine.

Selain itu, artikel yang informatif dan ramah SEO dapat menjadi cara bagi perusahaan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan mereka. Namun, bagaimana caranya, sih, untuk menciptakan konten artikel yang ramah terhadap SEO? Simak tips dan langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Lakukan riset keyword

Untuk membuat artikel yang ramah SEO, hal pertama yang harus di lakukan para marketer adalah melakukan riset keyword. Inisiatif ini di perlukan agar penulis bisa mengetahui kata kunci yang di gunakan oleh para audiens di search engine.

Bila mereka menggunakan keyword yang tepat, artikel bisa menempati posisi yang tinggi di Google dan di baca oleh banyak audiens. Untuk melakukan hal ini, marketer bisa menggunakan tool khusus seperti Ahrefs untuk mencari kata kunci yang sering di gunakan audiens. Setelah itu, mereka bisa langsung menempatkannya dalam konten website. Keyword yang di maksud pun tidak harus satu kata, melainkan bisa terdiri dari 2 kata atau lebih.

2. Pikirkan struktur artikel

Menurut Neil Patel, hal berikutnya yang perlu di laksanakan oleh marketer untuk membuat artikel yang ramah SEO adalah memikirkan struktur artikel. Sejatinya, artikel yang terstruktur dengan baik akan mempermudah Google untuk memahami konten dengan baik dan menduduki peringkat yang lebih tinggi. Untuk memiliki struktur yang baik, artikel bisa menggunakan paragraf yang singkat dan di sertakan dengan heading. Artikel juga bisa di bentuk menjadi beberapa bagian agar tidak terkesan terlalu panjang dan sulit untuk dibaca.

3. Ciptakan artikel yang tidak terlalu panjang

Seperti yang sudah Glints jelaskan, konten merupakan salah satu kunci yang bisa menentukan posisi website di mesin pencarian. Artikel yang di muat di blog atau website sifatnya haruslah orisinil. Marketer juga bisa membuat artikel berdasarkan topik dari hasil riset keyword yang sudah di lakukan.

Namun, salah satu tips terpenting untuk membuat artikel yang ramah SEO adalah untuk membuat konten yang tak terlalu panjang Selain itu, pastikan juga konten yang di publikasikan berkualitas dan mudah di baca oleh semua kalangan. Hal ini terutama jika mengingat bahwa tidak semua orang memiliki kompetensi di bidang yang sama. Perhatikan struktur penulisan dan penyampaian pesan agar tulisan lebih mudah di cerna.

4. Cantumkan link yang sesuai

Melansir laman Yoast, untuk menciptakan artikel yang lebih ramah SEO, salah satu hal yang bisa di lakukan marketer adalah mencantumkan link yang sesuai. Nah, apa itu yang di maksud dengan mencantumkan link dalam SEO? Proses ini mengharuskan marketer untuk memasukkan link dari konten blog situs internal maupun eksternal.

Inisiatif ini akan membuat artikel blog dan posting yang ada lebih kuat karena perusahaan menunjukkan otoritas pada subjek. Selain itu, struktur link juga penting untuk peringkat situs di Google karena secara tak langsung berimbas pada kredibilitas konten. Saat menjalankan inisiatif ini, jangan lupa untuk sambungkan link ke konten lain tentang topik yang serupa. Hal ini cukup penting. Sebab, pelanggan mungkin tertarik untuk membaca posting-an yang berkaitan.

5. Terbitkan artikel secara rutin

Terakhir, hal yang perlu di lakukan marketer untuk membuat artikel yang SEO-friendly adalah dengan menerbitkan konten baru secara rutin. Menambahkan posting blog baru secara teratur dapat memberi tahu Google bahwa situs web perusahaan aktif.

Hal ini penting karena jika situs tidak aktif, Google akan lebih jarang merayapinya dan ini dapat memengaruhi peringkat situs secara negatif. Akan tetapi, perusahaan tak bisa secara sembarangan menerbitkan konten. Mereka harus memastikan bahwa konten memiliki kualitas yang tinggi. Dalam arti, artikel harus informatif dan menghibur pembaca.

By AKDSEO