Membuat Website dengan WordPress

Membuat Website dengan WordPress, Siapa yang tidak kenal dengan WordPress? Platform website ini sangat terkenal khususnya di kalangan blogger dan bisnis online. Sebelum ada WordPress, dalam membuat website mewajibkan Anda untuk memiliki kemampuan coding yang baik.

Namun, dengan adanya perkembangan teknologi internet yang semakin pesat, siapa saja yang ingin memulai website bisa membuatnya sendiri menggunakan WordPress tanpa coding. Website sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi para pebisnis online yang ingin menciptakan online presence.

Lagi pula, pengguna internet sekarang ini sudah sangat banyak, dan kebanyakan dari mereka pasti selalu mencari informasi dari internet. Melihat hal ini, rasanya cukup disayangkan bila Anda tidak memanfaatkannya dengan membuat website. Ada beberapa cara membuat website dengan wordPress. Coba simak artikel berikut ini!

Cara Membuat Website dengan WordPress

Pembahasan kali ini mengenai cara membuat website dengan WordPress. Langsung saja, simak langkah-langkah berikut hingga selesai. Pastikan Anda menyiapkan satu alamat email yang masih aktif.

1. Tentukan Jenis Website dan Topik

Langkah pertama dan yang paling penting sebelum membuat website dengan WordPress adalah menentukan jenis website bisa berupa blog, situs ecommerce, profil perusahaan, dll. Bila Anda membuat website pribadi, pilihlah topik khusus yang jadi fokus utamanya. Dengan kata lain, pilih tema (niche) untuk konten yang akan dibuat.

Topik website sangat beragam, mulai dari fotografi, kisah perjalanan (traveling), hingga kuliner. Pilihlah topik yang benar-benar Anda senangi. Melakukan sesuatu yang sudah jadi hobi dan kecintaan tentu rasanya tidak akan memberatkan, bukan? Terlebih lagi website merupakan proyek jangka panjang. Jangan sampai di tengah jalan Anda merasa terbebani.

Setelah menentukan niche yang akan dipakai, pikirkanlah tujuan utama yang hendak Anda raih melalui website. Apakah Anda berencana untuk membuat website karena ingin menghasilkan uang online? Atau Anda membuat website karena sekadar ingin mengisi waktu luang saja? Apa pun tujuan yang dipilih, Anda harus konsisten sampai akhir.

Pertimbangkan kelompok audiens yang akan menjadi sasaran konten atau website. Ajukan pertanyaan ini pada diri sendiri: siapa yang nantinya memperoleh manfaat dan solusi setelah membaca tulisan saya? Dengan mengetahui target audiens, Anda bisa lebih mudah dalam menentukan format, gaya, dan tone penulisan.

2. Buat Nama Domain

Langkah kedua yang tak kalah pentingnya adalah membuat nama domain. Nama domain merepresentasikan brand dan website Anda. Oleh karena itu, dalam pembuatannya, Anda harus mempertimbangkannya secara matang dan memilih dengan hati-hati.

Menurut Anda, apa yang jadi kesamaan dari Wikipedia, YouTube, dan Netflix? Ketiga layanan ini memiliki nama yang singkat dan unik serta mudah untuk diingat, diucapkan, dan diketik pada kolom browser web. Konsep inilah yang harus selalu Anda ingat saat membuat nama domain. Anda tidak ingin, kan, website sepi pengunjung karena namanya susah diingat dan diketik?

Jika Anda kehabisan ide, gunakanlah tool khusus untuk buat nama domain yang banyak tersebar di internet.

Setelah menemukan nama yang pas, cek ketersediaannya dan segera daftarkan. Di Hostinger, ada banyak pilihan, mulai dari domain paling murah seharga Rp16.164, seperti .xyz, .online, dan .store, hingga yang premium seperti .com.

3. Pilih Web Hosting

Untuk membuat website dengan WordPress, Anda membutuhkan platform web hosting. Sebelum membeli hosting yang hendak digunakan, beberapa poin di bawah ini perlu Anda ketahui dan pertimbangkan:

  • Apa yang Anda butuhkan – berapa banyak resource yang dibutuhkan website, apa dan bagaimana rencana Anda untuk 12 bulan ke depan, dan apakah Anda berniat untuk mengembangkan situs dan memperoleh lebih banyak trafik. Misalnya, jika Anda ingin membuat server game Minecraft, Anda harus memilih layanan Minecraft server hosting dan bukannya shared hosting yang hanya menawarkan sedikit memori dan kapasitas.
  • Uptime tinggi – website terus beroperasi 24/7/365 dan tidak sering down. Penting bagi Anda untuk memilih layanan web hosting dengan uptime dan server yang stabil. Misalnya, layanan hosting cloud Indonesia yang servernya terus dipantau 24 jam sehingga website jarang down.
  • Bantuan pelanggan (customer support) – apabila website down atau mengalami kendala, Anda bisa meminta bantuan dari tim customer support.
  • Mudah digunakan – tidak semua pemilik website punya latar belakang di dunia pemrograman. Maka dari itu, sebaiknya layanan hosting memiliki control panel yang mudah digunakan.
  • Harga bersahabat – website adalah proyek jangka panjang. Oleh karena itu, Anda harus menghitung jumlah biaya yang akan dikeluarkan. Jangan membuang-buang uang untuk hosting yang tidak dapat memenuhi kebutuhan Anda. Kalau masih awam soal hosting dan baru belajar membuat website, Anda mungkin bisa mencari provider yang menawarkan layanan super murah tapi berkualitas.

Jika Anda memilih Hostinger, kelima poin di atas tidak perlu lagi dikhawatirkan. Bertahun-tahun Hostinger dikenal sebagai provider hosting berkualitas dengan harga bersahabat. Bantuan pelanggannya pun bisa Anda dapatkan tak hanya dari email, tapi juga live chat. Anda dapat terhubung dengan agen yang tepat dalam waktu kurang dari semenit.

4. Install WordPress

Menginstall WordPress dapat di lakukan dengan mudah dan cepat melalui control panel Hostinger. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Setelah masuk ke dashboard panel Hostinger, klik ikon Auto-Installer.
  2. Cari dan klik ikon WordPress.
  3. Masukkan informasi penting di bawah ini:
    • URL – domain atau alamat website WordPress yang terdaftar.
    • Bahasa (Language) – pilih bahasa utama untuk website WordPress.
    • Administrator Username – username yang di gunakan untuk masuk ke dashboard WordPress.
    • Administrator Password – password yang di gunakan untuk masuk ke admin area WordPress.
    • Administrator email – berikan alamat email yang aktif untuk keperluan email notifikasi (pemberitahuan) dan atur ulang password.
    • Judul Website (Website Title) – judul atau nama website Anda.
    • Tagline Website (Website Tagline) – slogan atau deskripsi singkat tentang website Anda.

5. Pilih Tema

Cara membuat website WordPress tak berhenti di langkah penginstallan saja. Anda harus memilih tema agar tampilan website semakin menarik dan fungsional.

Apa pun tipe blog atau website yang di pilih, semuanya membutuhkan layout dan tema. Situs ecommerce, misalnya, mengharuskan desain web yang lebih kompleks daripada desain blog.

Nah, salah satu keunggulan WordPress adalah memiliki koleksi tema untuk semua jenis website. Ada tema yang gratis, ada pula yang berbayar. Zakra, Shapely, dan Flash adalah tiga contoh tema gratis. Sementara itu, Uncode, Divi, dan X adalah contoh tema berbayar yang kami rekomendasikan.

6. Install Plugin

Jika membuat web dengan WordPress, Anda juga harus memilih dan menginstall plugin yang di perlukan. WordPress memiliki sejumlah plugin yang mendukung dan menyempurnakan fungsionalitas situs, seperti kemampuan untuk menambahkan admin, perlindungan dan keamanan website, dan lain sebagainya.

Kini Anda sudah tahu cara membuat website di WordPress. Prosesnya tidak rumit, bukan? Meskipun memang ada banyak hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan.

By AKDSEO