Cara penulisan SEO

Cara penulisan SEO yang benar, saat menulis artikel, semua orang pasti mau artikelnya tampil di halaman pertama Google. Kamu pun juga. Iya, kan? Namun, kamu sendiri merasa itu sangat sulit. Hampir tidak mungkin malah. Apalagi setiap hari ada 4.4 juta postingan blog baru yang terbit.

Lalu harus bagaimana? Apa iya, pasrah begitu saja?

Eits, jangan dong! Kamu bisa menerapkan trik SEO ke dalam artikelmu. Trik ini membuat artikelmu punya kesempatan untuk meraih peringkat tinggi di hasil pencarian Google.

Bagaimana caranya?

Cara Penulisan SEO yang Benar

Berikut adalah cara penulisan SEO yang benar supaya muncul di hasil puncak pencarian.

1. Lakukan keyword research

Untuk menemukan konten SEO–friendly-mu, audiens harus memasukkan query atau keyword ke dalam mesin pencari. Keyword itulah yang harus kamu tentukan pertama kali. Dengan begitu, kamu bisa memilih kata kunci yang paling tepat. Dengan pilihan keyword yang pas, peluang kontenmu ditemukan banyak orang jadi membesar.

2. Sesuaikan topik dengan keyword yang dipilih

Sudah meriset dan memilih kata kunci yang tepat? Eits, jangan langsung tulis artikelmu, ya. Sesuaikan dulu topikmu dengan keyword yang ada. Dengan begitu, kontenmu bisa menjawab apa yang dicari oleh audiens.

Misalnya, kamu memilih kata kunci “apa itu instagram”. Orang-orang yang mencarinya tentu butuh jawaban yang luas. Kamu pun bisa menjelaskan definisi, sejarah, sampai fungsi dari Instagram. Lain halnya dengan keyword “cara menghapus postingan instagram”. Orang yang mencarinya tak perlu penjelasan soal apa itu Instagram dan informasi umum lainnya. Mereka mencari penjelasan yang sangat spesifik.

Jadi, sebelum menulis, pastikan dulu apa yang dicari oleh audiensmu. Melansir Yoast, ini disebut dengan search intent. Kalau belum yakin dengan search intent pembaca, tenang saja. Kamu bisa menemukan jawabannya dengan memasukkan keyword terkait ke mesin pencari. Setelah itu, perhatikan konten yang ada di dalamnya. Kamu pun bisa memahami informasi yang diinginkan audiens. Dengan cara ini, kamu bisa menulis artikel SEO-friendly yang baik.

3. Perhatikan struktur artikel

Cara membuat artikel SEO-friendly selanjutnya berkaitan dengan struktur. Tiap tulisan sebaiknya mengandung:

  • pembuka (tempatmu mengenalkan topik ke pembaca)
  • isi (tempatmu menjelaskan inti informasi)
  • penutup (tempatmu menuliskan kesimpulan)

4. Pakai heading

Menuliskan, dengan cara memakai heading, kamu bisa membuat artikel SEO-friendly yang baik. Sebab, mesin pencari akan “membaca” heading itu. Otomatis, heading yang pas bisa memudahkan Google memahami isi kontenmu. Tak hanya itu, pembacamu juga bisa dimudahkan oleh heading. Kalau sedang terburu-buru, audiens tinggal membaca cepat bagian heading sampai menemukan informasi yang mereka butuhkan.

5. Ulangi kata kunci sewajarnya

Dulu, sekadar mengulang-ulang keyword adalah cara terbaik menulis artikel SEO-friendly. Sekarang, cara tersebut sudah tak berlaku lagi. Kamu tak disarankan sekadar mengulang kata kunci berkali-kali. Itu akan membuat kalimatmu sulit dimengerti dan kurang nyaman dibaca.

Tak hanya itu saja, lho. Menurut Yoast, urutan kontenmu di mesin pencari bisa turun. Sebab, saat ini, Google sudah mengutamakan artikel yang nyaman dibaca oleh manusia, tak hanya mesin saja. Lalu, bagaimana cara memasukkan kata kunci ke dalam artikel dengan baik? Glints punya artikel khusus untuk membahas ini. Yuk, klik tombol di bawah!

6. Masukkan elemen visual

Tak hanya tulisan, melansir Semrush, gambar juga penting untuk SEO. Elemen visual itu bisa membuat artikelmu nyaman dibaca.  Kamu juga bisa membuat infografik, checklisttemplate, dan lain-lain. Semua itu bisa mempermudah audiens memahami pesanmu.

7. Perkecil ukuran gambar

Gambar yang terlalu besar bisa memperlambat durasi loading situsmu. Padahal, seperti di tuliskan cognitiveSEO, kecepatan website-mu akan memengaruhi SEO. Selain itu, audiens tentu lebih nyaman mengakses situs yang cepat. Itulah mengapa, coba perkecil ukuran gambarmu, ya.

8. Beri gambarmu nama yang pas

Cara menulis artikel SEO-friendly selanjutnya berkaitan dengan nama file gambarmu. Google juga membaca nama tersebut, lho. Buatlah nama yang deskriptif. Saat meng-upload gambar orang yang sedang mengobrol, namai saja file-nya dengan “obrolan-dengan-teman-dekat.jpg”. Coba hindari nama “IMG562901.jpg” atau nama lainnya yang kurang deskriptif.

9. Masukkan alt text di gambar

Alt text gambar juga bisa membantu peringkat SEO. Agar lebih maksimal, berikut trik yang bisa kamu pakai:

  • Deskripsikan isi gambar sedetail mungkin.
  • Sambungkan alt text-mu dengan isi atau topik artikel.
  • Bedakan alt text tiap gambar.
  • Jangan sekadar mengulang keyword.

10. Pakai URL yang bisa di baca

Cara menulis artikel SEO-friendly selanjutnya berkaitan dengan URL. Coba bandingkan dua URL berikut:

  • situsmu.com/artikel/12837324834023/
  • situsmu.com/artikel/ide-olahan-singkong/

URL yang kedua tentu lebih mudah di baca dan di ingat. Selain itu, URL tersebut lebih SEO-friendly. Jadi, buat alamat serupa untuk artikel-artikelmu, ya. Itu akan membantu peringkat kontenmu di mesin pencari. Selain mudah di baca, berikut ciri URL SEO-friendly, seperti di tuliskan Google:

a. Tiap katanya terpisah

Pertama-tama, pisahkan tiap katanya. Berikut contoh yang tepat:

  • situsmu.com/artikel/ide-olahan-singkong/

Sementara itu, berikut contoh yang sebaiknya kamu hindari:

  • situsmu.com/artikel/ideolahansingkong/

b. Tiap katanya di pisah dengan tanda hubung (-)

Saat memisah kata, pakai tanda hubung, ya. Berikut contohnya:

  • situsmu.com/artikel/ide-olahan-singkong/

Hindari tanda pemisah lain, termasuk underscore (_). Berikut contoh yang kurang tepat:

  • situsmu.com/artikel/ide_olahan_singkong/

Nah, itulah berbagai cara penulisan SEO yang benar. Semoga bisa membantu anda yang ingin membuat SEO agar penulisannya baik dan benar.

By AKDSEO