Bahaya Hosting Murahan

Bahaya Hosting Murahan dan Gratisan, Ketika Anda membuat blog atau website maka yang ada butuhkan adalah sebuah domain dan hosting sebagai media penyimpanan. Hosting digunakan untuk menyimpan berbagai media yang akan dimasukkan kedalam sebuah website dengan url domain.

Dalam penggunaan web hosting, ada 2 cara untuk mendapatkan dan menggunakannya yaitu dengan cara membeli hosting atau dengan cara gratisan. Namun sayangnya dengan alasan minim biaya, banyak para blogger pemula yang lebih tertarik dalam menggunakan hosting gratis daripada yang berbayar.

Sebenarnya tidak ada masalah Anda menggunakan web hosting gratisan asalkan tujuan dari penggunaan hosting gratisan untuk blog atau website Anda tersebut digunakan sebagai pembelajaran dalam membangun atau membuat sebuah website atau blog. Tapi apakah Anda tau bahhanhya menggunakan hosting murahan dan gratisan, Anda akan mendapatkan jawabannya pada artikel kali ini.

Bahaya Hosting Murahan dan Gratisan

Bicara bahaya hosting murahan memang tak ada habisnya. Namun setidaknya, ada kerugian yang mungkin Anda rasakan akibat tergiur hosting dengan harga tak masuk akal, yaitu:

1. Website Jadi Sangat Lambat

Bahaya hosting murahan yang pertama yaitu website jadi lambat. Anda mungkin tidak sadar ketika baru berlangganan. Namun coba pada website tersebut agak ramai di akses orang.Pasti speed website langsung anjlok.

Kembali lagi, sebenarnya ada banyak faktor penyebab website lemot. Jika di hosting abal-abal, hal ini terjadi karena kapasitas bandwidth yang di sediakan memang mepet.

2. Website Sering Down

Bahaya hosting murahan berikutnya adalah website jadi sering down. Hasilnya, website tidak bisa di kunjungi sama sekali. Umumnya, server yang dipakai penyedia hosting tersebut cenderung abal-abal dengan hardware dan software yang sudah usang. Sehingga, ia tak mampu menanggung beban kerja terlalu berat.

3. Resource Website Gampang Habis

Resource yang cepat terkuras juga bisa menjadi pertanda Anda “di jebak” oleh hosting abal-abal. Karena, penyedia hosting murahan pasti berusaha menjejalkan sebanyak mungkin pelanggan dalam satu server.

Hal itu menyebabkan kapasitas server untuk masing-masing website jadi tidak ideal. Akibatnya, Anda tidak bebas mengelola website, karena selalu di hantui rasa takut resource server akan habis dan website jadi tersendat performanya.

4. Terlalu Sering Diminta Upgrade Hosting

Ketika Anda berlangganan hosting murahan, salah satu hal yang Anda jumpai yaitu notifikasi imbauan upgrade hosting. Masuk akal, karena resource hosting murahan memang tak cukup untuk mengakomodasi kebutuhan website dengan baik.

Namun sayangnya, terkadang biaya upgrade di hosting abal-abal malah cukup mahal, dengan kualitas yang sebenarnya tidak jauh beda. Sebab, teknologi yang di gunakan hosting tersebut memang masih jadul. Jadinya, untuk upgrade hosting ke paket tertinggi sekalipun, performa website masih akan jalan di tempat.

5. Teknologinya Masih Jadul

Bahaya hosting murahan yang mengintai selanjutnya adalah teknologi yang sudah kuno, baik hardware maupun software seperti sistem operasi dan web server. Misalnya untuk LiteSpeed web server yang merilis versi terbaru setiap tahun. Tentunya versi termutakhir ini di bekali fitur yang lebih canggih serta peningkatan performa.

Mengingat hal ini, penyedia hosting harus rutin mengupgrade hardware dan softwarenya agar kinerja hostingnya tetap prima dan bisa mengakomodasi kebutuhan website pelanggan. Sementara di hosting abal-abal, mereka umumnya menunda untuk pakai teknologi terbaru. Tujuannya, untuk menekan harga jual agar tetap murah. Sayangnya, pelangganlah yang akhirnya jadi korban.

6. Opsi Backup Terbatas

Selain teknologi yang sudah usang, bahaya hosting murahan lain yang bisa mengintai Anda yaitu opsi backup yang terbatas. Misalnya, ketiadaan fitur backup otomatis atau tidak bisa membackup data secara menyeluruh.

Bahkan tak jarang, provider abal-abal tidak bisa memberi kepastian waktu dan metode backup yang di lakukan. Padahal seperti yang Anda tahu, file backup sangatlah berharga jika sewaktu-waktu website Anda bermasalah. Minimal, Anda masih punya salinan data-data website tersebut.

7. Fitur Keamanan Tidak Lengkap

Mengupload website ke provider hosting sama seperti menitipkan barang Anda ke orang lain. Anda tentu sangat berharap keadaan website baik-baik saja, kan? Nah, penyedia hosting yang ‘amanah’ pasti akan berusaha sekuat tenaga melindungi website Anda dari berbagai serangan berbahaya. Caranya tentu dengan menyediakan fitur keamanan berlapis dan mutakhir.

Baik itu plugin atau tema pihak ketiga, website itu sendiri, maupun arsitektur server. Makanya, hosting berkualitas pasti menyediakan fitur keamanan lengkap untuk menambal berbagai celah kerentanan. Beda cerita di layanan hosting abal-abal. Bisa jadi, fitur keamanan yang mereka sediakan tidak begitu lengkap.

Itulah sekilas tentang bahaya hosting murahan dan abal-abal yang dapat terjadi pada website atau blog Anda. Jika tidak ingin menggunakan hosting pada blog atau website Anda, buatlah blog terpercaya dan lakukan custom domain pada blogspot tersebut.

By AKDSEO